Bismillahirrohmanirrohim...
Alhamdulillah, bisa nulis lagi di blog.,kayak sibuk banget yak,hehe..
Sambil menghitung hari bentar lagi waktu liburan segera berakhir. Nggak kerasa udah 2 minggu lebih liburan di kampung halaman. Meski tak ada agenda rutin yang diikuti, yang jelas berkumpul bersama keluarga juga agenda yang ikut menyenangkan...say alhamdulillah
Berkumpul bersama ubak, umak, ayuk nunung, dan adik-adikku (ilham dan wahyu), meski kurang satu tapi tak apalah, soalnya satu adik perempuanku sedang menjalankan amanahnya sebagai koas. Dan baru kali ini saat merantau bisa cuti hingga 3 minggu, LUAR BIASA lamanya..hehe. say alhamdulillah.
Liburan kali ini cukup menyenangkan. Bisa berdiskusi masalah siyasi bersama ubak tercinta, cukup memuaskan. Walau masih berada pada perahu yang berbeda dalam masalah siyasi, yang jelas tetap saling menghargai. say alhamdulillah... Saat berdiskusi bersama umak tercinta, eh ternyata baru ketahuan keinginan beliau kalau bisa ndak usah merantau lagi, cukup di kampung halaman saja. Berhubung ayuk ku sudah keburu merantau duluan yah jadi setidaknya adalah yang tetap di kampung halaman. Angan2 merantau ba'da internshipnya terpaksa di tunda dulu jadinya.Tapi ndak papa tetap say alhamdulillah dunk...
Selama liburan, alhamdulillah mendengar kabar dua orang temanku semasa SMA telah menunaikan separuh diennya.. say alhamdulillah. Eh Iya ada yang terlewatkan, selama liburan sambil mengisi waktu, diajarin sama mamang bermobil, belum bisa betul sih, tapi setidaknya tahu sedikitlah tentang mengendarai mobil. Sebenarnya motorlah yang kuingin pelajari tapi yah ndak papalah yang penting ada yang didapat. kan bisa bermobil juga turut dalam list IMPIAN... alhamdulillah...
Just say Alhamdulillah...
Ditulis ba'da isya dikamarku tercinta@lahat city
Minggu, 24 Februari 2013
Selasa, 19 Februari 2013
Edisi SEMANGAT
Bismillahirrohmanirrohim…
"Teruslah bergerak, hingga keLELAHan itu
LELAH mengikutimu. Teruslah berlari, hingga keB0SANan itu BOSAN mengejarmu.
Teruslah berjalan, hingga keLETIHan itu LETIH bersamamu. Teruslah bertahan,
hingga keSIA-SIAan itu SIA-SIA menyertaimu. Tetaplah berjaga, hingga keLESUan
itu LESU menemanimu. Tetaplah berjuang, hingga keGAGALan itu GAGAL
menghampirimu. Dan tetaplah bersemangat, hingga keMALASan itu MALAS mendekatimu
lagi"..
Kata-kata diatas tak asing lagi bagi setiap
kader. Kata-kata penyemangat, dikala kefuturan menghampiri. Futur, setiap orang
pasti pernah merasakannya. Suatu episode dimana terdapat penurunan ruhiyah yang
dirasakan bagi setiap orang. Kalau sudah demikian maka harus segera di upgrade
biar tak jauh terpelosok ke dalam. Maka dari itu perlu beberapa ikhtiar yang
dapat dilakukan untuk memperbaiki kembali kondisi ruhiyah.
Sedikit ingin
berbagi mengulas kembali taujih yang pernah diberikan. Dikala kefuturan
menghampirimu, maka ada banyak cara yang dapat kita lakukan. Diantaranya:
Murokobatulloh
(yakin bahwa Alloh selalu mengawasi kita)
Mu'ahadah (
berjanji pada diri kita bahwa kita tak akan melakukannya lagi)
Mujahadah (
bersunguh-sungguhlah terhadap apa yang telah kita komitmenkan)
Mu'aqobah ( siap
membuat hukuman pada diri sendiri)
Ditulis saat 2 pekan tak bertemu sahabat inspiratif@lahat city edisi liburan
Senin, 18 Februari 2013
PENANTIAN
Bismillahirrohmanirrohim…
PENANTIAN
By sesmic
Penantian adalah satu ujian
Tetapkanlahku selalu dalam harapan
Karena keimanan tak hanya diucapkan
Adalah ketabahan menghadapi cobaan
By sesmic
Penantian adalah satu ujian
Tetapkanlahku selalu dalam harapan
Karena keimanan tak hanya diucapkan
Adalah ketabahan menghadapi cobaan
Sabarkanlahku menanti pasangan hati
Tuluskan ku sambut sepenuh jiwa ini
Didalam asa diri
Menjemput berkahMU
Tibalah izinMU atas harapan ini
Rabbi teguhkanlahku dipenantian ini
Berilah cahaya terangMU selalu
Robbi doa dan upaya hambaMU ini
Robbi segala upaya hambaMU ini
Hanyalah bersandar semata kepadaMU
Robbi ridhoilah penantianku ini
Hadirkanlah ketentraman didalam hati ini
Robbi hanya padaMU lah doaku ini
Duhai tempat mengadu segala rasa diri.....
Di waktu dhuha, sambil mendengarkan alunan nasyid
nan syahdu, nan menyemangati diri ini untuk menjadi lebih baik. Niat yang baik,
insyaalloh akan selalu ada jalannya. Tetaplah luruskan niat, istiqomahkanlah
ikhtiar, dan kosongkanlah hati hingga suatu saat akan ada yang lebih berhak
mengisinya tentunya yang diridhoi oleh Alloh..
#Melow di waktu dhuha@lahat city
Sabtu, 16 Februari 2013
Masa Abu-Abu... Titip Rindu SMAku
Bismillahirrohmanirrohim...
Masa abu-abu, masa paling menyenangkan..Bertemu dengan sahabat-sahabat yang baik. Masa pertama kali mengenal tarbiyah, masa pertama kali mengenal pergerakan, berorganisasi, masa pertama kali membina, masa pertama kali berhijab, masa pertama kali mengenal kata ukhuwah..
Titip Rindu SekolahKU
Titip Rindu Untukmu dan guru-guruku
Titip Rindu untuk Semangat yang tak pernah padam dikala SMA
Titip RinduKU...
Tak akan pernah ku lupa kenangan manis berada disana
Kenangan indah dalam sedih dan senang dikala berjuang disana
Meski diri ini tak menjadi orang terpenting disana, namun diri ini tetaplah bangga sebagai alumni mu..
suasana di halaman SMA Negeri 4 Lahat
kelas FISIKA
Kelas MATEMATIKA
mushola= Ruang serbaguna
dan inilah teman2 sekelasku, bersama guru-guru tercinta
note: yah, foto2 diatas diambil waktu semasa SMA, nah kalau sekarang kondisi SMAnya udah banyak yang berubah, lebih bagus dari ini. Berhubung pasca lulus SMA baru sekali kesana, dan seterusnya ndak pernah lagi hingga sekarang jadi foto yang terbaru tidak ada di arsip laptop..hehe
Titip Rindu untuk semuanya...
menjelang dzuhur@lahat city
Masa abu-abu, masa paling menyenangkan..Bertemu dengan sahabat-sahabat yang baik. Masa pertama kali mengenal tarbiyah, masa pertama kali mengenal pergerakan, berorganisasi, masa pertama kali membina, masa pertama kali berhijab, masa pertama kali mengenal kata ukhuwah..
Titip Rindu SekolahKU
Titip Rindu Untukmu dan guru-guruku
Titip Rindu untuk Semangat yang tak pernah padam dikala SMA
Titip RinduKU...
Tak akan pernah ku lupa kenangan manis berada disana
Kenangan indah dalam sedih dan senang dikala berjuang disana
Meski diri ini tak menjadi orang terpenting disana, namun diri ini tetaplah bangga sebagai alumni mu..
suasana di halaman SMA Negeri 4 Lahat
kelas FISIKA
Kelas MATEMATIKA
mushola= Ruang serbaguna
dan inilah teman2 sekelasku, bersama guru-guru tercinta
note: yah, foto2 diatas diambil waktu semasa SMA, nah kalau sekarang kondisi SMAnya udah banyak yang berubah, lebih bagus dari ini. Berhubung pasca lulus SMA baru sekali kesana, dan seterusnya ndak pernah lagi hingga sekarang jadi foto yang terbaru tidak ada di arsip laptop..hehe
Titip Rindu untuk semuanya...
menjelang dzuhur@lahat city
KudungKu... In Memmorian Masa Abu-Abu
Bismillahhirrohmannirrohim...
Masih di bulan februari kan, tak apalah walau tak nge pos di blog pas 14 februari, hari dimana sebagai hari menutup aurat. Yang penting masih pada bulannya... hehe (maksa.com kali). Sedikit ingin bercerita awal mula ku mengenal apa yang namanya "Hijab" atau "kudung" yang lebih tepatnya. Awalku mengenalnya mungkin tanpa rencanaku tapi yang jelas Alloh telah memberikan scenarioNya yang begitu indah hingga aku mengenal apa yang namanya kudung.
Kali pertamaku mengenalnya, bermula saat diriku masuk ke salah satu SMA yang bisa dibilang katanya sich SMA terbaik di daerah ku. Saat itu aku tak pernah mengetahui kalau ternyata kudung itu wajib hukumnya, karena yang kuketahui selama ini yah kudung itu tak ada hukumnya, hanya sekedar untuk menutupi rambut yang acak-acakan. Itu pikiranku saat SMP. Karena mengapa bagiku orang yang menggunakan kerudung tak perlu lagi malu kalau lagi lupa menyisir rambut mereka, karena semua orang pastinya tidak akan tahu sebab mereka tak bisa melihat karena pastinya ditutupi dengan kerudung. Ah itu pikiran saat masih jahiliyah... menyedihkan bukan pernah berpikiran seperti itu...astaghfirullah hal'adzim.
Yah, melanjutkan ceritanya, waktu itu di SMA ku ternyata ada sosok guru agama yang dengan tegasnya mengatakan kalau kudung itu WAJIB hukumnya. Astagfhfirulloh, ternyata selama ini yang aku pikirkan adalah salah kalau kerudung itu mah ndak ada hukumnya sama sekali. Yah kenapa bisa dikatakan wajib, karena berdasarkan:
[Qs. al-Ahzab : 59].
Artinya
: ‘Hai nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan
isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh
tubuh mereka”. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal,
Karena itu mereka tidak diganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang.’
[Qs. an-Nûr : 31].
Artinya: ‘Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, ….’
Sebenarnya kedua surat di atas, malah lebih tegas menjelaskan bagaimana seharusnya seorang muslimah berpakaian, bukan hanya ditegaskan dalam makna kerudungnya saja. Mendengar ini alhamdulillah akhirnya, diri ini tahu juga tentang wajibnya menggunakan kerudung. Eh tapi pada tahun pertama saat SMA diri ini tak langsung menggunakan kerudung, butuh pemahaman lebih lanjut. Pemahaman apa? yang pastinya pemahaman agamanya. Mungkin karena baru perdana, jadi diri ini masih agak malu menggunakan kudung soalnya tingkah laku belum mampu menyertai makna di balik seorang muslimah yang menggunakan kerudung. Yah satu tahun kurang lebih diri ini menggali pemahaman itu melalui mengikuti program mnetoring di sekolahku + berteman dengan sahabat shaliha, saudara seperjuanganku waktu SMA. Beliau yang banyak memberiku pemahaman akan pentingnya menggunakan kudung. Sampai-sampai beliau saat itu berikan tausiyah berupa hadist yang menjelaskan tentang hukuman apa yang akan didapatkan bagi perempuan yang tidak mengggunakan kerudung. Entah dirinya masih ingat atau tidak, mudah-mudahan ingat yak.
Yaitu berupa hadits yang mengancam wanita tidak masuk surga karena tidak berkerudung.:
Rasulullah saw bersabda: Ada dua kelompok termasuk ahli neraka, aku belum pernah melihatnya: Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi, mereka memukul manusia dengan cambuknya, dan (berpakain tapi telanjang baik karena tipis, atau pendek yang tidak menutup semua auratnya), Mailat mumilat (bergaya ketika berjalan, ingin diperhatikan orang) kepala mereka seperti punuk onta yang berpunuk dua. Mereka tidak masuk surga dan tidak mendapatkan baunya padahal bau surga itu akan didapati dari sekian dan sekian (perjalanan 500 th).. (HR. Muslim 3971, Ahmad 8311 dan Imam Malik 1421).
Mendengar ini ada banyak semangat yang membuncah untuk menggunakan kudung. Dan alhamdulillah, pada tahun kedua diri ini sudah menggunakan kudung. Tapi tak ada yang spesial dalam artian tanggal ataupun bulan atau malah harinya tepatnya kapan aku menggunakan kudung. Yang jelas makna apa yang terjadi dalam hidupku pada tahun kedua itu. Makna yang berarti tentang akan KEWAJIBAN bagi setiap muslimah.
Iya kan sering tuh ana bilang sahabat shaliha nan inspiratif disebutin, nah sekarang ndak papa yak tak pampangin gambar fotonya. Izin ya ukh.. maksa sich. tapi ndak apalah ya.. mudah-mudahan orangnya tak baca ini blog.hehe
sahabat shaliha nan inspiratif ( jazakillah khair ukhty)
Alhamdulillah, itulah cerita singkat tentang Kudungku. Sebenarnya panjang sih runtutannya ceritanya cuman kalau di post dalam blog kayaknya panjang banget ceritanya nanti..
menjelang dzuhur:@lahat city
Anak Rantau: " Birul Walidain"
Bismillahirrohmanirrohim...
Alhamdulillah, dapat kesempatan nulis di blog lagi. Sembari mengisi waktu kekosongan liburan kali ini. Setelah acap kali tak bisa pulang, pas udah dapat kesempatan pulang, alhamdulillah 3 minggu lagi nggak nanggung2 lamanya...Wuih, koas mah mana bisa, cuma udah jadi dokter yang bisa libur selama ini kalau lagi dinas.. alhamdulillah sesuatu..hehe ( gumam adikku yang sekarang lg koas)
Tema kali ini, tak jauh berbeda kalau ada anak rantau yang pulang ke kampung halaman yah nggak jauh2 dari episode " birul walidain"nya. Sedikit ingin membahas tentang birul walidain. Ternyata dalam islam birul walidain memang kudu harus dilakukan bagi seorang anak kepada orang tuanya. Banyak ayat alqur'an dan hadist yang menjelaskan hal ini. Diantaranya:
1.Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala (artinya): "Sembahlah Allah dan jangan kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua Ibu Bapak". (An Nisa’ : 36).
2. Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala (artinya): "Dan Rabbmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya". (QS. Al Isra’: 23).
3. Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala (artinya): "Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang Ibu Bapanya, Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun. Maka bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang Ibu Bapakmu, hanya kepada-Ku-lah kembalimu." (QS. Luqman : 14).
4. Hadits Al Mughirah bin Syu’bah - mudah-mudahan Allah meridhainya, dari Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam beliau bersabda (artinya): "Sesungguhnya Allah mengharamkan atas kalian mendurhakai para Ibu, mengubur hidup-hidup anak perempuan, dan tidak mau memberi tetapi meminta-minta (bakhil) dan Allah membenci atas kalian (mengatakan) katanya si fulan begini si fulan berkata begitu (tanpa diteliti terlebih dahulu), banyak bertanya (yang tidak bermanfaat), dan membuang-buang harta". (Diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahihnya No. 1757).
Dan sempat juga pernah membaca keutamaan dari birul walidain, diantaranya:
Pertama : Termasuk Amalan Yang Paling Mulia
Dari Abdullah bin Mas’ud mudah-mudahan Allah meridhoinya dia berkata : Saya bertanya kepada Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam: Apakah amalan yang paling dicintai oleh Allah?, Bersabda Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam: "Sholat tepat pada waktunya", Saya bertanya : Kemudian
apa lagi?, Bersabada Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam "Berbuat baik kepada kedua orang tua". Saya bertanya lagi : Lalu apa lagi?, Maka Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda : "Berjihad di jalan Allah". (Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dalam Shahih keduanya).
Dari Abdullah bin Mas’ud mudah-mudahan Allah meridhoinya dia berkata : Saya bertanya kepada Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam: Apakah amalan yang paling dicintai oleh Allah?, Bersabda Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam: "Sholat tepat pada waktunya", Saya bertanya : Kemudian
apa lagi?, Bersabada Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam "Berbuat baik kepada kedua orang tua". Saya bertanya lagi : Lalu apa lagi?, Maka Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda : "Berjihad di jalan Allah". (Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dalam Shahih keduanya).
Kedua : Merupakan Salah Satu Sebab-Sebab Diampuninya Dosa
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman (artinya): "Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya….", hingga akhir ayat berikutnya : "Mereka itulah orang-orang yang kami terima dari mereka amal yang baik yang telah mereka kerjakan dan kami ampuni kesalahan-kesalahan mereka, bersama penghuni-penghuni surga. Sebagai janji yang benar yang telah dijanjikan kepada mereka." (QS. Al Ahqaf 15-16) Diriwayatkan oleh ibnu Umar mudah-mudahan Allah meridhoi keduanya bahwasannya seorang laki-laki datang kepada Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam dan berkata : Wahai Rasulullah sesungguhnya telah menimpa kepadaku dosa yang besar, apakah masih ada pintu taubat bagi saya?, Maka bersabda Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam : "Apakah Ibumu masih hidup?", berkata dia : tidak. Bersabda beliau Shalallahu ‘Alaihi Wasallam : "Kalau bibimu masih ada?", dia berkata : "Ya" . Bersabda Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam : "Berbuat baiklah padanya".
(Diriwayatkan oleh Tirmidzi didalam Jami’nya dan berkata Al ‘Arnauth : Perawi-perawinya tsiqoh. Dishahihkan oleh Ibnu Hibban dan Al Hakim. Lihat Jaami’ul Ushul (1/ 406).
Ketiga : Termasuk Sebab Masuknya Seseorang Ke Surga
Dari Abu Hurairah, mudah-mudahan Allah meridhoinya, dia berkata : Saya mendengar Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: "Celakalah dia, celakalah dia", Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam ditanya : Siapa wahai Rasulullah?, Bersabda Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam : "Orang yang menjumpai salah satu atau kedua orang tuanya dalam usia lanjut kemudian dia tidak masuk surga". (Diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahihnya No. 1758, ringkasan). Dari Mu’awiyah bin Jaahimah mudah-mudahan Allah meridhoi mereka berdua, Bahwasannya Jaahimah datang kepada Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam kemudian berkata : "Wahai Rasulullah, saya ingin (berangkat) untuk berperang, dan saya datang (ke sini) untuk minta nasehat pada anda. Maka Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda : "Apakah kamu masih memiliki Ibu?". Berkata dia : "Ya". Bersabda Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam : "Tetaplah dengannya karena sesungguhnya surga itu dibawah telapak kakinya". (Hadits Hasan diriwayatkan oleh Nasa’i dalam Sunannya dan Ahmad dalam Musnadnya, Hadits ini Shohih. (Lihat Shahihul Jaami No. 1248)
Keempat : Merupakan Sebab keridhoan Allah
Sebagaiman hadits yang terdahulu "Keridhoan Allah ada pada keridhoan kedua orang tua dan kemurkaan-Nya ada pada kemurkaan kedua orang tua".
Kelima : Merupakan Sebab Bertambahnya Umur
Diantarnya hadit yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik mudah-mudahan Allah meridhoinya, dia berkata, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda : "Barangsiapa yang suka Allah besarkan rizkinya dan Allah panjangkan umurnya, maka hendaklah dia menyambung silaturrahim".
Diantarnya hadit yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik mudah-mudahan Allah meridhoinya, dia berkata, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda : "Barangsiapa yang suka Allah besarkan rizkinya dan Allah panjangkan umurnya, maka hendaklah dia menyambung silaturrahim".
Keenam : Merupakan Sebab Barokahnya Rizki
wallahu'alam bissawab..
@ba'da isya: Lahat
Selasa, 22 Januari 2013
Bingung...
Bismillahhirohmannirrohim...
eits,, alhamdulillah 4 bulan lagi tidak akan terasa begitu lama lagi. Betul-betul ndak terasa, sudah 8 bulan lebih berada di kota rantauan. Berarti insyaalloh akan segera selesai. Sedikit ingin mengukirkan untaian-untaian kebingungan yang melekat pada diri ini. Kebingungan ini muncul tatkala aku bercerita dengan teman sekamarku mengenai apa planning kami kedepan jika internship telah selesai.
Banyak hal yang ingin kami lakukan setelah selesai intenship. Karena banyaknya keinginan sehingga kami bingung pada akhirnya mana yang akan diprioritaskan dari planning-planning yang kami inginkan. Mau sekolah PPDS, Mau PTT di daerah mencari pengalaman, Mau berwirausaha diluar bidang profesi, dan yang pastinya Mau menikah..hehe
Masih menjadi tanda tanya dalam benak ini apa yang akan dilakukan di kemudian hari jika internship telah selesai dilakukan.. MENIKAH jika orang tua telah mengizinkan (pastinya mesti ada dulu jodoh yang terbaik menurut Alloh yang Alloh berikan. Kalau dah ada izin tapi calon belum ada. ya ndak bisa) , PTT daerah dengan tujuan agar TSAQOFAH + MA'ISYAH bertambah, atau mau melanjutkan sekolah kembali ke bidang yang masih membuatku bingung untuk memilihnya dan pastinya dengan biaya dari orang tua kembali...
Yang pastinya nasehat dari my ubak tercinta 'ILMU, MA'ISYAH, BIRULWALIDAIN
eits,, alhamdulillah 4 bulan lagi tidak akan terasa begitu lama lagi. Betul-betul ndak terasa, sudah 8 bulan lebih berada di kota rantauan. Berarti insyaalloh akan segera selesai. Sedikit ingin mengukirkan untaian-untaian kebingungan yang melekat pada diri ini. Kebingungan ini muncul tatkala aku bercerita dengan teman sekamarku mengenai apa planning kami kedepan jika internship telah selesai.
Banyak hal yang ingin kami lakukan setelah selesai intenship. Karena banyaknya keinginan sehingga kami bingung pada akhirnya mana yang akan diprioritaskan dari planning-planning yang kami inginkan. Mau sekolah PPDS, Mau PTT di daerah mencari pengalaman, Mau berwirausaha diluar bidang profesi, dan yang pastinya Mau menikah..hehe
Masih menjadi tanda tanya dalam benak ini apa yang akan dilakukan di kemudian hari jika internship telah selesai dilakukan.. MENIKAH jika orang tua telah mengizinkan (pastinya mesti ada dulu jodoh yang terbaik menurut Alloh yang Alloh berikan. Kalau dah ada izin tapi calon belum ada. ya ndak bisa) , PTT daerah dengan tujuan agar TSAQOFAH + MA'ISYAH bertambah, atau mau melanjutkan sekolah kembali ke bidang yang masih membuatku bingung untuk memilihnya dan pastinya dengan biaya dari orang tua kembali...
Yang pastinya nasehat dari my ubak tercinta 'ILMU, MA'ISYAH, BIRULWALIDAIN
- 'ilmu kudu meski dimiliki, baik sesuai bidangmu ataupun diluar itu apalagi 'ilmu agama.(WAJIB)...
- ma'isyah kudu perlu dicari agar tak menghalangi aktivitasmu, baik sebagai anak ataupun kelak sebagai istri...
- BIRULWALIDAIN... cukuplah menjadi anak yang shaliha yang kelak dapat membantu orang tuamu di akhirat maupun di dunia...
Langganan:
Postingan (Atom)






